Sesungguhnya agama (yang benar dan diredai) di sisi Allah ialah islam dan orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberikan Kitab itu tidak berselisih (mengenai agama islam dan enggan menerimanya) melainkan setelah sampai kepada mereka pengetahuan yang sah tentang kebenarannya; (perselisihan itu pula) semata-mata kerana hasad dengki yang ada dalam kalangan mereka dan (ingatlah), sesiapa yang kufur ingkar akan ayat-ayat keterangan Allah, maka sesungguhnya Allah Amat segera hitungan hisabNya. [Surah Ali Imraan: Ayat19]

Rakan Iban Muslim

8 Februari 2010

GELAS USIA


(Sebenarnya) apa yang ada pada kamu akan habis dan hilang lenyap dan apa yang ada di sisi Allah tetap kekal dan sesungguhnya Kami membalas orang-orang sabar dengan memberikan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka telah kerjakan.

[An-Nahl: 96]

IBAN MUSLIM:

Itulah dunia dan isinya. Sering kita terpedaya dengan indahnya dunia dan isinya. Apa yang kita nikmati dan kejar di dunia ini sebenarnya akan kita tinggalkan satu hari nanti. Samaada pangkat, kedudukan, harta, pengaruh, atau apa saja yang kita ingini.

Hakikatnya, semua yang terjadi sama ada kenikmatan mahupun sebaliknya sudah lama tertulis sejak azali. Betapa inginnya kita terhadap sesuatu nikmat itu samaada dalam bentuk harta, pangkat atau seumpamanya, jika belum sampai masanya untuk kita dan tidak tertulis untuk kita, buatlah cara apapun, kita takkan dapat.

Sebaliknya, jika ianya sememangnya tertulis untuk kita, pasti ia akan datang juga. Cuma kita tidak tahu caranya bagaimana dan bila.

Yang pasti, kenikmatan dunia ini hanya pinjaman dan hiasan bagi diri manusia. Cumanya, jika dapat dimanfaatkan dengan bijak, sudah pasti akan mendapat ganjaran pahala yang sangat baik di sisi Allah.

Sesungguhnya, apa yang ada pada kita sebagai seorang manusia pasti akan habis dan lenyap sebagaimana usia yang semakin berkurang dari hari ke hari tanpa kita sedari. Yang kekal abadi adalah apa yang ada di sini Allah Taala.

Maka, gelas usia yang semakin berkurang isinya ini perlulah dihirup dengan penuh kesyukuran agar dapat menjana tenaga yang bisa membuahkan pahala bekalan setelah keringnya usia yang berbaki.